Sabtu, 07 Januari 2012

Manajemen Resiko Keuangan

Tujuan Utama

Meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas.

Pemetaan Resiko

Kerangka dasar yang bermanfaat untuk mengindentifikasi berbagai jenis resiko market berpotensi

Resiko Likuiditas

Timbul karena tidak semua produk manajemen resiko keuangan dapat diperdagangkan secara bebas

Diskontuiniyas Pasar

Mengacu pada resiko bahwa pasar tidak selalu menimbulkan perubahan harga secara bertahap

Resiko Kredit

Bahwa Kemungkinan bahwa pihak dalam kontrak manajemen resiko tidak dapat memenuhi kewajibannya.

Resiko Regulasi

Adalah resiko yang timbul karena pihak otoritas publik melarang penggunaan suatu produk keuangan untuk tujuan tertentu

Resiko Pajak

Merupakan resiko bahwa transaksi lindung nilai tertentu tidak dapat memperoleh perlakuan pajak yang di inginkan

Resiko Akuntansi

Peluang bahwa suatu transaksi lindung nilai tidak dapat dicatat sebagai bagian dari transaksi yang hendak di lindung nilai.

Manajemen Resiko di dunia dengan Kurs Mengambang

Resiko Kurs Valuta Asing

Salah satu bentuk resiko yang paling umum dan akan di hadapi oleh perusahaan multinational

Manajemen resiko mencakup :

1. Antisipasi pergerakan kurs
2. Pengukuran resiko kurs valuta asing yang di hadapi perusahaan
3. Perancang strategi perlindungan yang memadai
4. Pembuatan pengendalian manajemen resiko internal

Peramalan atau Perubahan Kurs

Kurs forward merupakan estimasi terbaik yang ada untuk kurs di masa mendatang

Potensi resiko translasi

Mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai ekuivalen mata uang domestik atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan

Strategi Perlindungan
1. Lindung Nilai Neraca
Adalah lindung nilai neraca dapat mengurangi potensi resiko yang di hadapi perusahaan dengan menyesuaikan tingkatan dan nilai derominasi moneter aktiva dan kewajiban perusahaan yang terpapar.

Metode Lindung Nilai Potensi Resiko perusahana positif lainnya dalam sebuah anak perusahaan yang berlokasi di negara yang rentan terhadap devaluasi meliputi.

1. Mempertahankan Saldo Kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang di perlukan untuk mendukung operasi yng berjalan

2. Mengembalikan laba yang di atas jumlah yang di perlukan untuk ekspansi modal kaepada induk persahaan.

3. Mempercepat penerimaan dari piutang dagang yang beredar dalam mata uang lokal

4. Menunda pembayaran utang dalam mata uang lokal

5. Mempercepat pembayaran utan dalam mata uang asing

6. Menginvestasikan kelebihan utang tunai kedalam persediaan dan aktiva lainnya dalam mata uang lokal yang tidak terlalu terpengaruh oleh kerugian Devaluasi.

7. Berinvestasi dalam aktiva di luar negeri dengan mata uang yang kuat.

Lindung nilai Operasional

Bentuk perlindungan resiko ini berfokus pada variabel2x yang mempengaruhi pendapatan dan beban dalam mata uang asing

Lindung nilai Struktural

Linding Nilai ini mencakup relokasi tempat manufaktur untuk mengurangi potensi resiko yang di hadapi perusahaan atau mengubah negara yang  menjadi sumber bahan mentah atau komponen manufaktur.

Decision Making

Model of Decision Making

- Indentyfying the Problem
- Generating alternative solution
- Selectiong Solution
- Implementing, Evaluationg, the Solution

Simon Normative model of decision making

Judgemental heuristic

- Availibility Heuristic
- Representative Heuristic

Knowledge Management

- Forms Of knowledge

a. Tacit = Information gainen through experiences that is difficult to ekspress and formalice
b. Explicit Knowledge= Information that  can be easily put into words and shared with others

Decision Making

Group Technique : Solving program or  problem

Brainstorming

Rules :
a. Stress quantity over quality
b. Free willing should be encouragement do not set limits
c. Suspend Judgement
d. Ignore Seniority

Creativity

Process of Developing something new or Technique.

Feeback and Reward

 Feed back = Umpan Balik

Tujuan = Untuk Menilai Kinerja Seseorang

Tips Feedback yang baik

1. Menghubungkan sasaran dan harapan
2. Feedback positif atas perilaku yang spesifik
3. Berkaitan dengan bidan dan areal
4. Hasil feedback as soon as posible
5. Fokus Kinerja bukan sikap

Type Reward

- Ekstrinsik
- Intrinsik

Kriteria Reward

- Result
- Behaviour = Inovasi, Kreatifitas

Persepsi dan Atribut Sosial

Schema : Rancangan

Stereotype
Stereotype

"Penilaian terhadap karakteristik atas Individu atau Kelompok:

- Tidak harus negatif
- Mungkin akurat atau tidak akurat
- Memberi keputusan yang buruk dan diskriminasi

Persepsi yang salah

- Halo = Penilaian menyukai seseorang
- Liniency = Penilaian membenci seseorang
- Sentra tendency = Penilaian netral
- Resensi effect = Dampak langsung saat ini
- Contrast effect = Kecenderungan akhir akhir ini
- Self fullfilling prophecy = Meyakini keinginanya akan tercapai (Pigmallion Effect)
Pigmallion Effect


source :

http://theslittyeye.wordpress.com/2011/09/15/stereotype-in-retrospect/
http://nicoachadid.blogspot.com/2010/08/pygmalion-effect.html
http://condor.depaul.edu/jchoplin/research/PerceptualComparisons.html

Self Esteem

Self esteem one`s overall self -evaluation.

Seven Habits for Success (stephen r covey)

1. Be Proactive
2. Begin with the end in mind
3. Put First Thing First
4. Think WIN/WIN
5. Seek first to understand, then to be understand
6. Synergize
7 Sharpen The saw

Emotional Inteligence

" Ability to Manage obself and interact with others in a constructive ways"

Five Bases of Power (french and Raven`s)

1. Reward Power
2. Coercive Power
3. Legitimate Power
4. Expert Power
5. Referent Power

Delegation
" Granting decision making authority to people at lower levels"

Impression Management (Erving Goffman)
" getting others to see us in a certain manner"

source :

Analisa Laporan Keuangan Luar Negeri

Rasio : Untuk menilai kinerja perusahaan

a. Profitabilitas
b. Solvabilitas
c. Rentabilitas
d. Likuiditas

Faktor Penyebab Utama kenapa laporan keuangan harus diperiksa

- Lonjakan Global
- Memotivasi Perilaku Investor

Analisa Resiko International

Untuk melihat kinerja manajemen perusahaan yang tercermin di dalam laporan keuangan.

Harmonization vs Standardization

Pendekatan dalam laporan akuntansi
1. Deductive Approach
2. Microeconomics Pattern
3. Independent Dicipline
4. Uniform Accounting Pattern

Harmonisasi vs Standarisasi

-  Flexibel
- Mengikuti culture dalam laporan keuangan
- Investasi dalam Mata Uang Asing
- Tendency Financial
- Necessary Familiarty
- Comparability Harmonization

Kelompok kelompok utang adanya perbaikan dalam harmonisasi
- Pemerintah
- Pekerja
- Investasi dan keuangan
- Bunker
- Akuntan dan Auditor

I